Nusantara

DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 Reses Tahun 2023-2024

×

DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 Reses Tahun 2023-2024

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2024 04 25 at 09.04.43 DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 Reses Tahun 2023-2024
Usai Reses Foto Bersama

detakhukum.com, Bogor – Reses Masa Sidang II DPRD Kabupaten Bogor Tahun 2023 – 2024 Dapil 1 sekaligus halal bihalal di Aula Kantor Kecamatan Citeureup, Rabu, 24 April 2024.

Acara dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor H.Agus Salim (PKS), H.Agus Salim (Gerindra) Kukuh Sri Widodo (Gerindra), H. Teguh Widodo (PKS) Ferry Roveo Checanova, (PPP), Arif Abdi (PAN) Muspika, Kepala Desa, Lurah, BPD, Puskesmas, UPT, Unsur Pendidikan, UMKM, Kwaran, Kader, Ormas, OKP, Unsur Parpol, Pendamping, dan lainnya.

Dalam sambutan Edy Suwito Sutono Putro, selaku camat citeureup, menyampaikan bahan Reses / Aspirasi diantaranya, pencegahan banjir yang selama ini sering terjadi di  beberapa Desa yaitu, Desa Tarikolot, Desa Sanja, dan  Desa Puspanegara disebabkan Drainase tidak berfungsi akibatnya air meluap dan masuk ke pemukiman warga.

Penataan di Kecamatan Citeureup ini, juga sedang mengalami berbagai masalah yang perlu diatasi. Salah satunya adalah kondisi tata kota yang begitu semrawut.

Hal ini membuat kota terlihat berantakan dan tidak teratur. Seperti, di pinggir jalan penuh dengan sampah-sampah dan bangunan tidak teratur.

Akibatnya ketika turun hujan maka terjadi banjir di Desa Tarikolot, Desa Sanja, dan Desa Puspanegara disebabkan oleh air meluap masuk ke pemukiman warga.

Baca juga:  KINERJA BAPPENDA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023

Untuk mengurangi masalah banjir tersebut, perlu dilakukan perbaikan pada sistem drainase di sepanjang jalan di Desa-Desa tersebut, ungkap Camat Edy Suwito.

Misalnya, di Desa Tarikolot, diperlukan pembangunan sodetan di Desa Tajur, Pasir Mukti, Sukahati, dan Gunungsari. Hal ini bertujuan untuk mengurangi jumlah air yang masuk ke Desa Tarikolot saat hujan deras. Sodetan ini akan membantu mengalirkan air ke tempat yang lebih aman dan mencegah terjadinya genangan air di pemukiman warga.

Di Desa Sanja,  dan Puspanegara perlu dilakukan perbaikan drainase di sepanjang Jalan Pahlawan.,dan Jl Baru  Dengan memperbaiki sistem drainase di dua jalan ini, air hujan dapat lancar mengalir dan tidak menimbulkan banjir di sekitar jalan tersebut dan permukiman warga, dan  dapat minimalisir banjir dan dampak yang lebih buruk lagi terhadap lingkungan dan warga.

Lebih lanjut kata Edy Suwito, ada juga masalah dengan penataan Exit Tol Cibinong-Citeureup/Shelter Bus dan Angkutan Umum. Kondisi jalan dan lalu lintas di daerah tersebut sangat semrawut akibatnya seringkali macet, dan tidak nyaman.

Selain itu, ada juga relokasi Puskesmas Leuwinutug yang perlu diperhatikan,Puskesmas saat ini kurang nyaman karena sulit dijangkau oleh kendaraan umum dan tidak memiliki lahan parkir yang memadai, sehingga kendaraan pengunjung sering parkir di lahan milik orang lain.

Baca juga:  Pemohon Kecewa Sertifikat Tanahnya Setahun Lebih Belum Beres Di BPN II Cileungsi Kabupaten Bogor

Terakhir, perapihan kabel jaringan utilitas di Simpang Polsek Citeureup dan sekitarnya juga perlu diperhatikan. Kabel-kabel yang berserakan bisa mengganggu pemandangan dan menyebabkan masalah keamanan.

Dengan menyelesaikan masalah-masalah ini semua diharapkan Kota Kecamatan Citeureup bisa menjadi lebih tertata, nyaman, dan aman bagi warganya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Agus Salim, juga menyampaikan bahwa saat ini sedang disusun RPJMD 2024-2025 dan mengharapkan aspirasi dari acara ini bisa dimasukkan dalam APBD Perubahan Tahun ini atau pada APBD Tahun 2025.

Selanjutnya, Teguh Widodo dari PKS  Dia mengatakan bahwa Kecamatan Citeureup memiliki banyak titik pembangunan dari  dinas PUPR, namun masih ada masalah, seperti pengangguran, banjir, dan sampah yang belum terselesaikan. Dia juga berharap usulan-usulan bisa masuk dalam APBD Perubahan.

Ditempat yang sama Kasi Pemerintahan Kecamatan Citeureup, Hari Prihartono, menyampaikan terima kasih banyak kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 yang sudah melaksanakan Reses atau penyerapan aspirasi masyarakat khususnya di wilayah Citeureup. (supd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *